Chemical peeling sering dianggap sebagai satu jenis perawatan saja. Padahal, prosedur ini memiliki beberapa tingkatan dengan fungsi dan efek yang berbeda. Banyak pasien tertarik mencoba chemical peeling untuk mengatasi jerawat, kulit kusam, atau tekstur wajah yang tidak rata, tetapi belum memahami bahwa setiap jenis peeling bekerja pada kedalaman kulit yang berbeda. Kesalahan dalam memilih jenis peeling dapat menyebabkan hasil yang kurang optimal atau bahkan memicu iritasi kulit.
Secara medis, chemical peeling dibagi menjadi tiga tingkatan utama, yaitu superficial peeling, medium peeling, dan deep peeling. Pembagian ini ditentukan berdasarkan seberapa dalam larutan kimia bekerja pada lapisan kulit. Pemilihan tingkat peeling harus disesuaikan dengan kondisi kulit, jenis masalah yang ingin ditangani, serta toleransi kulit masing-masing individu.
Superficial peeling merupakan jenis peeling paling ringan dan bekerja pada lapisan kulit terluar. Peeling ini bertujuan membantu mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tekstur ringan, serta membuat kulit tampak lebih cerah. Superficial peeling sering digunakan pada pasien dengan jerawat ringan, komedo, atau kulit kusam karena risiko iritasinya relatif rendah dan waktu pemulihannya singkat.
Karena sifatnya yang ringan, superficial peeling umumnya dapat dilakukan secara bertahap dengan jarak waktu tertentu. Setelah tindakan, kulit mungkin mengalami kemerahan ringan atau pengelupasan halus yang biasanya akan membaik dalam beberapa hari. Namun, hasil yang diperoleh juga bersifat bertahap, sehingga dibutuhkan konsistensi untuk mendapatkan perbaikan kondisi kulit yang optimal.
Medium peeling bekerja lebih dalam dibandingkan superficial peeling dan menargetkan lapisan kulit tengah. Jenis peeling ini sering dipilih untuk membantu mengatasi bekas jerawat dangkal, hiperpigmentasi ringan, serta garis halus. Medium peeling memberikan hasil yang lebih nyata, tetapi juga disertai waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan superficial peeling.
Setelah medium peeling, kulit umumnya akan mengalami pengelupasan yang lebih jelas dan kemerahan yang dapat berlangsung selama beberapa hari hingga sekitar satu minggu. Karena efeknya lebih kuat, medium peeling tidak disarankan dilakukan terlalu sering dan harus berada di bawah pengawasan medis. Evaluasi kondisi kulit sebelum tindakan menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko efek samping.
Deep peeling merupakan tingkat peeling terdalam dan bekerja hingga lapisan kulit yang lebih dalam. Jenis peeling ini jarang dilakukan dan biasanya hanya direkomendasikan pada kondisi tertentu, seperti kerusakan kulit yang cukup berat atau tanda penuaan yang signifikan. Deep peeling memiliki risiko dan waktu pemulihan paling panjang, sehingga hanya boleh dilakukan dengan indikasi yang jelas dan oleh dokter spesialis DVE.
Tidak semua pasien cocok menjalani medium atau deep peeling. Faktor seperti jenis kulit, riwayat iritasi, warna kulit, serta kondisi medis tertentu harus dipertimbangkan dengan cermat. Kesalahan dalam memilih tingkat peeling dapat menyebabkan iritasi berkepanjangan, gangguan skin barrier, atau perubahan warna kulit yang tidak diinginkan.
Oleh karena itu, memahami perbedaan antara superficial, medium, dan deep peeling sangat penting sebelum menjalani prosedur ini. Tujuan utama chemical peeling bukan hanya mendapatkan hasil yang cepat, tetapi juga menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Dengan pemilihan jenis peeling yang tepat, manfaat perawatan dapat diperoleh secara optimal tanpa mengorbankan keamanan kulit.
Di SKIN 3 Clinic, pemilihan jenis chemical peeling dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kulit dan keluhan pasien. Pendekatan ini membantu menentukan apakah pasien lebih cocok menjalani superficial peeling, medium peeling, atau jenis peeling lain sesuai dengan kebutuhan kulit di SKIN 3 Clinic.
Seluruh tindakan chemical peeling di SKIN 3 Clinic dilakukan di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika, sehingga keamanan prosedur dan hasil perawatan tetap terjaga. Dengan pemahaman yang tepat dan penanganan profesional, chemical peeling dapat menjadi perawatan yang aman dan efektif untuk berbagai masalah kulit.
Sumber:
O’Connor, Alicia A., et al. “Chemical peels: a review of current practice.” Australasian Journal of Dermatology 59.3 (2018): 171-181. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29064096/