
Source: www.canva.com
Psoriasis merupakan penyakit kulit inflamasi kronis yang tidak hanya mempengaruhi kulit, tetapi juga kuku dan sendi. Psoriasis pada kuku dapat muncul bersamaan dengan psoriasis pada kulit, setelah gejala pada kulit muncul, atau bahkan menjadi salah satu tanda pertama psoriasis.
Perubahan pada kuku akibat psoriasis dapat terlihat dalam berbagai bentuk. Salah satu tanda yang cukup sering ditemukan adalah pitting, yaitu munculnya lekukan-lekukan kecil pada permukaan kuku. Selain itu, kuku dapat mengalami perubahan warna, penebalan di bawah kuku, atau terlepasnya sebagian lempeng kuku dari dasar kuku yang disebut onycholysis. Pada beberapa kondisi, kuku juga dapat menjadi rapuh sehingga mengalami kerusakan pada bagian ujungnya.
Jenis perubahan yang muncul dapat bergantung pada bagian kuku yang terkena peradangan. Ketika matriks kuku terlibat, perubahan yang dapat terlihat antara lain pitting, perubahan warna putih pada kuku, atau kuku yang menjadi rapuh. Sementara itu, jika dasar kuku terkena, perubahan dapat berupa onycholysis, penebalan di bawah kuku, atau perubahan warna yang menyerupai bercak minyak. Karena itu, tampilan psoriasis pada kuku dapat berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.
Tidak semua perubahan kuku disebabkan oleh psoriasis. Infeksi jamur pada kuku atau onychomycosis, misalnya, dapat memiliki tampilan yang mirip dengan psoriasis kuku. Karena itu, pemeriksaan penunjang mungkin diperlukan untuk membedakan kedua kondisi tersebut. Dalam keadaan tertentu, pemeriksaan sampel kuku dapat dilakukan untuk membantu menyingkirkan kemungkinan infeksi jamur. Bahkan, psoriasis kuku dan infeksi jamur dapat terjadi secara bersamaan sehingga adanya infeksi jamur tidak selalu berarti psoriasis kuku tidak ada.
Di SKIN 3 Clinic, penanganan psoriasis pada kuku dilakukan oleh Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika dengan mempertimbangkan perubahan pada kuku, kondisi kulit, serta keluhan lain yang mungkin menyertainya. Pemeriksaan membantu membedakan psoriasis kuku dari kondisi lain yang memiliki tampilan serupa, sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Referensi:
Muneer H, Sathe NC, Masood S. Nail Psoriasis. [Updated 2024 Mar 1]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559260/