
Source: www.canva.com
Xanthelasma adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya plak atau benjolan berwarna kekuningan pada kelopak mata. Kondisi ini paling sering muncul di kelopak mata kearah dalam dari kelopak mata atas dan bawah. Penyakit ini merupakan suatu kondisi yang jinak dan tidak berkaitan dengan kanker, namun tampilannya dapat membuat seseorang menjadi tidak nyaman dan kurang percaya diri.
Xanthelasma terjadi ketika sel lemak yang menumpuk di bawah kulit dan membentuk plak atau benjolan berwarna kekuningan. Lesi ini biasanya terasa lunak hingga padat dan sering muncul pada kedua sisi kelopak mata secara simetris. Selain kelopak mata, penyakit ini juga dapat ditemukan di area tubuh lainnya.
Xanthelasma berkaitan dengan penumpukan kolesterol di kulit. Sekitar 50% orang dengan kondisi ini memiliki gangguan kadar lemak dalam darah. Gangguan tersebut dapat berupa kondisi yang diturunkan maupun kondisi yang muncul akibat penyakit tertentu.
Beberapa kondisi yang dapat berkaitan dengan xanthelasma antara lain adalah diabetes, gangguan fungsi tiroid, dan sindrom nefrotik. Xanthelasma juga dapat ditemukan pada orang dengan kelainan kadar lemak darah yang diturunkan dalam keluarga.
Xanthelasma biasanya tidak dapat hilang dengan sendirinya sehingga dapat bertambah besar ataupun bertambah banyak. Kondisi ini juga dapat muncul kembali setelah penanganan, sehingga kekambuhan merupakan hal yang perlu diperhatikan.
Jika terdapat plak atau benjolan kekuningan di sekitar kelopak mata, konsultasi dengan dokter dapat membantu memastikan kondisi tersebut. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan kadar lemak darah atau kondisi kesehatan lain yang berkaitan dengan xanthelasma serta mendiskusikan tindakan untuk mengatasi kondisi tersebut.
Di SKIN 3 Clinic, pemeriksaan dan penanganan xanthelasma dilakukan di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika, dengan pendekatan yang disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing pasien. Setiap pasien akan melalui evaluasi medis secara menyeluruh untuk membantu menegakkan diagnosis dan menentukan penanganan yang sesuai, sehingga tindakan yang diberikan tidak hanya berfokus pada keluhan yang terlihat, tetapi juga secara menyeluruh.
Referensi:
Blair K, Shah SS. Xanthelasma Palpebrarum. [Updated 2026 Jul 5]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK531501/