Bekas jerawat sering menjadi masalah yang dapat menurunkan rasa percaya diri, terutama ketika muncul di area wajah. Banyak orang merasa bahwa bekas jerawat sudah “menetap” dan sulit hilang meskipun telah mencoba berbagai krim atau perawatan rumahan. Namun, beberapa tahun terakhir, kombinasi microneedling + PRP (Platelet-Rich Plasma) menjadi salah satu solusi yang banyak diminati karena dinilai aman, memiliki downtime minimal, dan memberikan hasil yang terlihat lebih cepat.
Pada dasarnya, microneedling bekerja dengan membuat tusukan mikro pada kulit menggunakan jarum berukuran sangat kecil. Tusukan-tusukan ini merangsang kulit untuk memproduksi kolagen baru, hal ini termasuk sebagai komponen penting dalam proses perataan tekstur dan perbaikan bekas jerawat. Sementara itu, PRP berasal dari darah pasien yang diproses sehingga hanya menyisakan plasma kaya trombosit dan faktor pertumbuhan. Ketika kedua teknik ini digabungkan, hasilnya dilaporkan lebih optimal dibandingkan melakukan microneedling saja.
Salah satu alasan perawatan ini semakin populer adalah karena sifatnya yang lebih natural. Banyak pasien merasa lebih nyaman menggunakan PRP, mengingat bahan yang masuk ke kulit berasal dari tubuh sendiri sehingga risiko alergi atau ketidakcocokan sangat rendah. Di samping itu, waktu pemulihan relatif singkat. Biasanya hanya muncul kemerahan ringan selama satu hingga dua hari, yang kemudian mereda seiring proses regenerasi kulit.
Menurut meta-analisis dalam jurnal Frontiers in Medicine tahun 2022, yang meninjau 14 penelitian dengan total 472 pasien, kombinasi microneedling + PRP terbukti memberikan perbaikan bekas jerawat yang lebih signifikan dibandingkan microneedling saja. Hasil ini terlihat dari peningkatan kualitas kulit berdasarkan penilaian dokter, serta tingkat kepuasan pasien yang lebih tinggi. Banyak pasien melaporkan kulit tampak lebih halus, lebih rata, dan lebih sehat setelah menjalani kombinasi terapi ini.
Selain itu, perawatan ini juga dinilai aman dilakukan. Dalam penelitian tersebut dilaporkan bahwa tidak ada peningkatan risiko efek samping berat pada pasien yang menerima microneedling + PRP dibandingkan dengan microneedling tanpa PRP. Efek samping yang mungkin muncul, seperti kemerahan atau sedikit bengkak, biasanya bersifat ringan dan membaik dengan cepat.
Menariknya, PRP tidak hanya membantu mempercepat pemulihan kulit, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil. Faktor pertumbuhan dalam PRP membantu mempercepat penyembuhan luka mikro dari microneedling, sekaligus merangsang produksi kolagen baru yang lebih sehat. Hal ini membuat hasil perawatan tampak lebih maksimal dibandingkan microneedling saja.
Selain itu, banyak pasien juga mengaku kulit mereka terlihat lebih glowing setelah menjalani kombinasi ini. Selain memperbaiki tekstur, PRP juga membantu meningkatkan kelembapan alami kulit sehingga kulit tampak lebih segar. Namun, penting diingat bahwa hasil dapat bervariasi, tergantung tingkat keparahan bekas jerawat dan kondisi kulit masing-masing individu.
Perawatan microneedling + PRP biasanya dilakukan dalam beberapa sesi. Penelitian menunjukkan bahwa 3–6 sesi dengan jeda sekitar 4 minggu umumnya memberikan hasil yang cukup baik untuk bekas jerawat atrofik seperti rolling, boxcar, atau ice-pick. Dokter akan menilai kondisi kulit Anda untuk menentukan jumlah sesi yang paling tepat.
Untuk hasil yang lebih optimal, penting melakukan perawatan ini di klinik dengan tenaga medis profesional. Hal-hal seperti kedalaman jarum, teknik pengaplikasian PRP, dan kebersihan alat sangat menentukan keamanan serta hasil akhir perawatan. PRP juga harus diproses dengan benar agar tetap steril dan efektif.
Di SKIN 3 Clinic, perawatan microneedling + PRP dilakukan menggunakan alat medis berstandar tinggi dan diawasi langsung oleh tenaga ahli. Setiap pasien memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga analisis menyeluruh akan dilakukan sebelum menentukan rencana perawatan. Pendekatan yang dipersonalisasi ini memastikan prosedur tetap aman sekaligus memberikan hasil yang efektif.
Seluruh tindakan dilakukan oleh atau berada di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika, sehingga keamanan dan kualitas perawatan terjamin. Pasien juga mendapatkan edukasi lengkap mengenai perawatan kulit setelah tindakan serta penanganan jangka panjang untuk mempertahankan hasil.
Dengan metode yang tepat, teknologi modern, dan tenaga profesional, bekas jerawat yang membandel sekalipun bisa mengalami perbaikan yang signifikan. Kombinasi microneedling + PRP memberikan harapan baru bagi mereka yang ingin mendapatkan kulit yang lebih halus, cerah, dan sehat.
Sumber:
Kang C, Lu D. Combined Effect of Microneedling and Platelet-Rich Plasma for the Treatment of Acne Scars: A Meta-Analysis. Frontiers in Medicine. 2022. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35237616/