Dermatitis Seboroik: Ketika Kulit Kepala dan Wajah Mengalami Peradangan | SKIN 3 Clinic

Dermatitis seboroik merupakan penyakit kulit inflamasi yang sering muncul pada area tubuh yang memiliki banyak kelenjar sebasea, terutama pada kulit kepala, wajah, dan lipatan tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada bayi maupun orang dewasa, dengan karakteristik yang berbeda pada kedua kelompok usia. Pada orang dewasa, dermatitis seboroik umumnya memiliki pola penyakit yang dapat membaik dan kemudian kambuh kembali.

Pada kulit kepala, dermatitis seboroik dapat ditandai dengan munculnya sisik atau ketombe. Sedangkan pada wajah, kondisi ini dapat menyebabkan kemerahan yang disertai sisik pada beberapa area, seperti pada area lipatan antara hidung dan bibir (nasolabial fold), alis, serta di belakang telinga. Kondisi ini sering disertai rasa gatal, terutama ketika dermatitis seboroik mengenai kulit kepala. 

Gambaran klinis dermatitis seboroik dapat berbeda pada setiap bagian tubuh. Lesi pada kulit dapat berupa plak berwarna kemerahan dengan sisik putih halus dan kerak kekuningan yang dapat tampak berminyak. Pada area lipatan tubuh, sisik biasanya lebih sedikit dan batas lesi dapat terlihat kurang jelas. Karena tampilannya dapat menyerupai beberapa penyakit kulit lainnya, sehingga pengenalan terhadap karakteristik klinis menjadi bagian penting dalam membedakan kondisi ini dari penyakit kulit lainnya.

Penyebab penyakit ini tidak hanya berkaitan dengan satu faktor. Perjalanan penyakit ini diduga melibatkan interaksi antara mikroorganisme normal yang terdapat pada kulit, terutama Malassezia, komposisi lipid pada permukaan kulit, dan kerentanan masing-masing individu. Berbagai penelitian juga menjelaskan beberapa mekanisme lain yang diduga berperan, termasuk perubahan mikrobiota kulit, respons imun terhadap Malassezia, perubahan lipid pada permukaan kulit, serta gangguan fungsi epidermal barrier.

Penanganan dermatitis seboroik dapat meliputi perawatan kulit, penggunaan pelembap, dan obat-obatan sesuai dengan kondisi serta gejala yang dialami. Namun, keluhan seperti kulit kepala bersisik, kemerahan, atau gatal tidak selalu disebabkan oleh dermatitis seboroik. Kondisi ini dapat memiliki tampilan yang mirip dengan penyakit kulit lain, seperti psoriasis, dermatitis kontak, atau infeksi jamur. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Di SKIN 3 Clinic, penanganan dermatitis seboroik dilakukan melalui evaluasi kondisi kulit oleh Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika. Pemeriksaan dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi, gambaran, serta kondisi kulit pasien dan pencetusnya untuk membantu menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai dan tepat Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada keluhan seperti kulit bersisik atau gatal, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek yang mencetuskan kondisi tersebut. 

Referensi:

Tucker D, Syed HA, Masood S. Seborrheic Dermatitis. [Updated 2024 Mar 1]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK551707/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top