DNA Salmon untuk Acne: Peran PDRN dalam Regenerasi dan Perbaikan Bekas Jerawat

Jerawat bukan hanya soal benjolan merah yang muncul di kulit. Setelah meradang, jerawat sering meninggalkan bekas berupa noda kehitaman (post-inflammatory hyperpigmentation/PIH) maupun perubahan tekstur seperti kulit tampak tidak rata. Inilah yang sering membuat banyak orang merasa masalah kulitnya tidak kunjung selesai.

Dalam dunia estetika medis, salah satu terapi yang mulai banyak digunakan untuk membantu proses pemulihan kulit adalah DNA Salmon. Istilah ini merujuk pada kandungan aktif bernama PDRN (polydeoxyribonucleotide), yaitu fragmen DNA yang telah dimurnikan dan dalam banyak produk diperoleh dari ikan salmon. Dalam literatur ilmiah, PDRN banyak dikaji karena potensinya dalam mendukung regenerasi dan perbaikan jaringan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa PDRN berperan dalam proses penyembuhan luka melalui stimulasi pembentukan jaringan baru serta modulasi respons inflamasi (Galeano et al., 2021). Respons inflamasi yang berkepanjangan diketahui dapat memengaruhi struktur jaringan kulit dan berkontribusi pada terbentuknya bekas jerawat.

Saat jerawat meradang, lapisan dermis dapat mengalami gangguan struktur. Jika proses pemulihan tidak optimal, bekas jerawat bisa lebih lama memudar atau meninggalkan perubahan tekstur. Secara biologis, dukungan terhadap proses regenerasi jaringan berpotensi membantu menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi kulit untuk memperbaiki dirinya.

Literatur lain juga menjelaskan bahwa polynucleotide seperti PDRN dapat merangsang aktivitas fibroblast, yaitu sel yang bertugas memproduksi kolagen. Kolagen merupakan protein struktural penting yang menjaga kekuatan dan elastisitas kulit. Secara teoritis, peningkatan aktivitas fibroblast dapat berkontribusi dalam proses perbaikan jaringan pasca peradangan jerawat (Oh et al., 2025).

Dalam tinjauan sistematis terbaru (Lampridou et al., 2025), penggunaan polynucleotide dalam dermatologi menunjukkan potensi dalam meningkatkan kualitas kulit secara keseluruhan, termasuk elastisitas dan tekstur. Meski demikian, sebagian besar penelitian berfokus pada regenerasi jaringan secara umum, sehingga penggunaannya pada bekas jerawat biasanya menjadi bagian dari pendekatan yang lebih komprehensif.

Perlu dipahami bahwa DNA Salmon bukanlah terapi utama untuk mengatasi jerawat aktif. Pendekatan ini lebih berfokus pada fase pemulihan kulit setelah peradangan terjadi dan umumnya dikombinasikan dengan perawatan lain sesuai kondisi masing-masing pasien.

Di SKIN 3 Clinic, penanganan masalah kulit seperti jerawat dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi inflamasi, kekuatan skin barrier, serta riwayat kulit pasien. Salah satu perawatan yang tersedia adalah DNA Salmon Vital Injector, yaitu metode injeksi berbahan dasar DNA salmon, dengan pilihan varian Brightening dan Acne yang disesuaikan berdasarkan evaluasi medis.

Seluruh tindakan dilakukan di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika. Respons terhadap perawatan dapat berbeda pada setiap individu tergantung kondisi kulit dan tingkat keparahan masalah yang dialami.

Referensi:

Galeano, M., Pallio, G., Irrera, N., Mannino, F., Bitto, A., Altavilla, D., Vaccaro, M., Squadrito, G., Arcoraci, V., Colonna, M. R., Lauro, R., & Squadrito, F. (2021). Polydeoxyribonucleotide: A Promising Biological Platform to Accelerate Impaired Skin Wound Healing. Pharmaceuticals (Basel, Switzerland), 14(11), 1103. https://doi.org/10.3390/ph14111103 

Lampridou, S., Bassett, S., Cavallini, M., & Christopoulos, G. (2025). The Effectiveness of Polynucleotides in Esthetic Medicine: A Systematic Review. Journal of cosmetic dermatology, 24(2), e16721. https://doi.org/10.1111/jocd.16721 
Oh, N., Hwang, J., Kang, M. S., Yoo, C. Y., Kwak, M., & Han, D. W. (2025). Versatile and Marvelous Potentials of Polydeoxyribonucleotide for Tissue Engineering and Regeneration. Biomaterials research, 29, 0183. https://doi.org/10.34133/bmr.0183

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top